Jumat, 10 Juni 2011

INSTALASI FIBER OPTIC

Terminasi kabel fiber optik (fiber optic) :

Terminasi kabel fiber optik fiber optic / optic / optik / optics /optical fiber optic cable.
Terminasi adalah proses pemasangan konektor pada fiber optik / optic / optics /optical fiber optic. Proses ini tidak dapat dilakukan secara sembarangan, mengingat diameter kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic adalah sedemikian kecil, jauh lebih kecil daripada rambut manusia.
Untuk melakukan terminasi diperlukan tool kit yang disebut termination kit. Proses terminasi konektor fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dimulai dengan mengupas jaket kabel dengan suatu alat yang dikenal sebagai stripper, lalu core fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dipotong dengan alat scribe. Selanjutnya core fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dimasukkan ke dalam konektor, yang selanjutnya direkat dengan lem epoxy. Setelah kering, epoxy ini akan dipanaskan dalam oven, untuk selanjutnya fiber optik / optic / optics /optical fiber optic dipoles dengan lapping film. Untuk mengerjakan terminasi, seorang terminator perlu bekerja dengan presisi dan teliti, mengingat yang ditangani adalah kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic yang sangat kecil, jauh lebih tipis daripada rambut manusia.


Massolusi.com menyediakan jasa outsource untuk terminasi :
fiber optik / fiber optic / optics / optical fiber
/ kabel fiber optik
/ kabel fiber optic / kabel optics / kabel optical fiber




PENYAMBUNGAN KABEL FIBER OPTIC(fo)

Proses penyambungan kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic cable.
Biasanya kabel fiber optik / fiber optic / fiber optics / fiber optical / fiber optic cable digulung pada haspel. Panjang kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic cable dalam sebuah haspel bergantung pada besarnya kabel dan haspelnya. Ada haspel yang dapat menampung 2000 m kabel kabel fiber optik / kabel optic / kabel optics / kabel optical fiber optic cable.
Karena kabel fiber optik / optic / optics /optical fiber optic cable digelar untuk jarak jauh (dapat mencapai puluhan atau ratusan kilometer, maka diperlukan proses penyambungan, yang disebut proses splicing. Alat untuk melakukan proses penyambungan kabel fiber optik / kabel fiber optic / kabel fiber optics / kabel fiber optical / fiber optic cable disebut fusion splicer.


Massolusi.com
menyediakan jasa outsource untuk terminasi kabel fiber optik
/ kabel fiber optic / kabel fiber optics /kabel fiber optical fiber


Katalog Kabel Fiber Optik (Kabel Fiber Optc)
& Info Kabel Fiber Optik (Kabel Fiber Optic)


Massolusi.com menyediakan berbagai kebutuhkan Kabel Fiber Optic (Kabel Fiber Optik) & Peralatan Telekomunikasi Kabel Fiber Optic (Kabel Fiber Optik).



Murah dan
Terbaik
di Indonesia


kabel fiber optic



Kemajuan Teknologi Kabel Fiber Optic
Kabel fiber optic adalah salah satu jenis kabel jaringan yang sanggup mengirim paket data sampai ratusan kilometer melalui media cahaya. Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel fiber optic ini paling cepat dalam keceptan pengiriman paket data dan kabel fiber optic bisa menjangkau yang lebih dari 100 kilometer.
Para ahli di dunia saat ini sedang mengupayakan untuk menambah kecepatan dan jangkauan dari jenis kabel fiber optic ini. Untuk bisa menciptakan kabel fiber optic
sehebat ini, para ahli terus mengadakan riset dengan bahan kaca yang paling murni dan berupaya menciptakan diameter core sekecil mungkin. Semakin kecil diamefiber optic ter core dari sebuah kabel maka kabel fiber optic tersebut akan sanggup mengirim data semakin jauh dan cepat. Kabel fiber optic juga termasuk jenis kabel yang tahan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yang menyebabkan kabel fiber optic dapat mengirim data pada kecepatan yang lebih tinggi dibanding dengan jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic tidak membawa sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel tembaga seperti kabel UTP. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut oleh kabel fiber optic diubah menjadi bentuk cahaya.

Susunan Jacket Kabel Fiber Optic


Kabel Fiber Optic Bisa Menjangkau Ratusan Kilometer :
Sampai saat ini, para ahli masih membagi kabel fiber optic dalam dua jenis, yaitu yang dikenal sebagai kabel fiber optic single mode dan fiber optic kabel multi mode. jenis single mode sanggup menjangkau jarak yang lebih jauh dan hanya mengirim satu sinyal pada satu waktu. Sedangkan kabel fiber multimode sanggup mengirim sinyal yang berbeda pada saat yang bersamaan, mengirim data pada sudut refraksi yang berbeda pada saat yang bersamaan. Kabel single mode dapat menjangkau ratusan kilometer sedangkan kabel multimode biasanya hanya mencapai 550 meter atau kurang untuk mencapai kecepatan 1000MBps.
Konektor kabel terdiri dari banyak jenis, ada tiga jenis konektor yang paling sering digunakan untuk palikasi didunia industri dan teknologi, yaitu konektor kabel fiber optic model ST yang berbentuk lingkaran, konektor kabel fiber optic model SC yang berbentuk persegi dan konektor kabel model LC yang berbentuk persegi tapi kecil dibandingkan dengan konektor kabel fiber optic jenis SC. Dalam aplikasi di lapangan, penggunaan kabel fiber optic ini harus disesuaikan dengan kebutuhan kecepatan dan jarak dilapangan, tentunya harus didukung juga dengan perangkat aktif dan pasif device yang sesuai dengan jenis kabel tersebut. Perangkat aktif dan pasif device yang tidak sesuai dengan jenis kabel fiber optic yang akan dipasang, akan berakibat jaringan kabel tersebut tidak bekerja sama sekali.








Kabel Fiber Optic Adalah Backbone Jaringan Internet Diseluruh Dunia :

Pada saat sekarang ini, kabel fiber optic atau kabel serat optic telah mengubah wajah teknologi industri informasi. Sulit untuk dibayangkan apakah mungkin jaringan internet bisa berkembang seperti sekarang ini, tanpa terciptanya kabel fiber optic. Pada saat terjadi gempa bumi berkekuatan 7,2 skala ritcher yang mengguncang Taiwan dan menyebabkan gelombang FO tsunami yang merusak kabel untuk internet serta landing station yang ada di Taiwan, berdampak sangat serius terhadap koneksi Internet di Indonesia, termasuk koneksi yang dilakukan melalui broadband Speedy. Diperkirakan seluruh koneksi Internet yang mengakses situs-situs di luar negeri, terutama di Amerika mengalami gangguan. Dari peristiwa ini, kita jadi tahu, bahwa backbone jaringan internet diseluruh dunia ternyata menggunakan kabel FO Bayangkan jika seluruh kabel untuk backbone jaringan internet yang menghubungkan antar benua itu terputus. Ya seluruh koneksi internet didunia akan mati total. Kabel FO ternyata memberikan peranan paling besar membuat Internet dapat digunakan di seluruh dunia.

FIBER OPTIC diaplikasikan pada teknologi telepon jarak jauh dan industri automasi dengan pengontrolan jarak jauh :
FO juga diaplikasi untuk teknologi telepon jarak jauh maupun industri automasi dengan pengontrolan jarak jauh.
Ketika kabel menggantikan tembaga (copper) sebagai long distance calls maupun internet traffic yang secara tidak langsung berdampak pada penurunan biaya produksi. Untuk memahami bagaimana sebuah kabel bekerja, sebagai contoh coba bayangkan sebuah sedotan plastik atau pipa plastik panjang fleksible berukuran besar. Bayangkan pipa tersebut mempunyai panjang seratus meter dan anda melihat kedalam dari salah satu sisi pipa. Seratus meter di sebelah sana seorang teman menghidupkan lampu senter dan diarahkan kedalam pipa. Oleh karenakan bagian dalam pipa terbuat dari bahan kaca sempurna, maka cahaya senter akan di refleksikan pada sisi yang lain meskipun bentuk pipa bengkok atau terpilin masih dapat terlihat pantulan cahaya tersebut pada sisi ujungnya. Jika misalnya seorang teman anda menyalakan cahaya senter hidup dan mati seperti kode morse, maka anda dan teman anda dapat berkomunikasi melalui pipa tersebut. Seperti itulah prinsip dasar dari kabel FO atau yang biasa dikenal dengan nama kabel FIBER OPTIC

Kabel FIBER OPTIC terbuat dari serat kaca yang didesain sama dengan tebal rambut manusia :

Pantulan Sinar Kabel Fiber Optic


Sebuah kabel fiber optic terbuat dari serat kaca murni, sehingga meskipun kabel mempunyai panjang sampai beratus-ratus kilometer, cahaya masih dapat dipancarkan dari ujung ke ujung lainnya. setiap core kabel terbuat dari serat kaca yang didesain sangat halus dengan ketebalannya kira-kira sama dengan tebal rambut manusia. Core kabel yang terbuat dari serat kaca tersebut dilapisi oleh 2 lapisan plastik (2 layers plastic coating) dengan melapisi serat kaca dengan plastik, akan didapatkan equivalen sebuah cermin disekitar serat kaca.
Cermin ini menghasilkan total internal reflection (refleksi total pada bagian dalam serat kaca).
sama seperti jika kita berada pada ruangan gelap dengan sebuah jendela kaca, kemudian anda mengarahkan cahaya senter 90 derajat tegak lurus dengan kaca , maka cahaya senter akan tembus ke luar ruangan. Akan tetapi jika cahaya senter tersebut diarahkan (ke jendela berkaca) dengan sudut yang rendah (hampir paralel dengan cahaya aslinya), maka kaca tersebut akan berfungsi menjadi cermin yang akan memantulkan cahaya senter ke dalam ruangan. Jadi pada kabel FIBER OPTIC cahaya berjalan melalui serat kaca pada sudut yang rendah.

System modern dengan single laser bisa mentransmitkan jutaan bit/second :
Pada aplikasi untuk mengirimkan percakapan2 telepon melalui kabel , suara analog di rubah menjadi sinyal digital. Sebuah laser transmitter pada salah satu ujung kabel on/off untuk mengirimkan setiap bit sinyal. System modern dengan single laser bisa mentransmitkan jutaan bit/second. atau bisa dikatakan laser transmitter on dan off jutaan kali /second.
System terbaru laser transmitter dapat mentransmitkan warna-warna yang berbeda untuk mengirimkan beragam sinyal digital dalam kabel yang sama.

INSTALASI FIBER OPTIC


Sinyal Cahaya Pada Kabel Fiber Optic

Pada saat ini, kabel telah sanggup mengirim sinyal digital dengan jarak lebih 100 Km. Pada jalur distribusi jarak jauh biasanya terdapat peralatan tambahan (equipment hub) setiap 100Km, yang berfungsi pick-up equipment yang akan menampung, menguatkan sinyal, dan kemudian me- retransmit-kan sinyal ke equipment selanjutnya.


Jasa Instalasi Kabel Fiber Optic



Instalasi Kabel Fiber Optic 300 Meter





No.

Spesifikasi

Qty
1. - Kabel Fiber Optic (Kabel Fiber Optik)
4 Core, Mas
300 Mtr
2. - FO (Kabel Fiber Optic / Kabel Fiber
Optik ) Wallmount Rack, Mas
2 Unit
3. - FO (Fiber Optic / Fiber Optik)
Connector, Mas
4 Pcs
4. - FO (Fiber Optic / Fiber Optik ) Buffer
Tubing Kits, Mas
4 Pcs
5. - Patch Cord FO (Fiber Optic / Fiber
Optik ) 3Mtr, Mas
2 Pcs
6. - Switch Converter FO (Fiber Optic /
Fiber Optik ), Mas
2 Pcs
7. - Material Support FO (Fiber Optic /
Fiber Optik ), Mas
1 Lot
8. - Jasa Instalasi Kabel Fiber Optic (Kabel
Fiber Optik) , mas
1 Lot
9. - Dokumentasi & Drawing FO (Fiber
Optic / Fiber Optik ), Mas
1 Lot

FIBER OPTIC

FIBER OPTIC adalah merupakan satu jenis kabel yang terbuat dari bahan kaca atau sejenis plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mengirim sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer.

Perkembangan teknologi fiber optic sampai saat ini, telah dapat menghasilkan pelemahan (attenuation) kurang dari 20 decibels (dB)/km. Dengan lebar jalur (bandwidth) yang besar sehingga kemampuan dalam mengirimkan data menjadi lebih banyak dan cepat dibandingan dengan penggunaan kabel konvensional seperti kabel UTP. Dengan demikian kabel fiber optic sangat cocok digunakan terutama dalam aplikasi sistem telekomunikasi data. Pada prinsipnya kabel fiber optic memantulkan dan membiaskan sejumlah cahaya yang merambat didalamnya.

Efisiensi dari fiber optic ditentukan oleh kemurnian dari bahan penyusun gelas/kaca. Semakin murni bahan gelas, semakin sedikit cahaya yang diserap oleh kabel fiber optic tersebut.

Fiber optic merupakan media yang paling canggih dalam hal pengiriman data.
Kabel FO terbuat dari bahan kaca yang dibungkus kulit pelindung yang berfungsi sebagai protektor bahan kaca FO yang rapuh.
Mode fiber optic terdiri dari single mode dan multi mode, yang membedakan keduanya adalah dari ukuran diameter kaca fiber optic. Adapun fiber optic patch biasanya digunakan sebagai penghubung dengan media converter. Teknik terminasi fiber optic ada yang menggunakan teknik lem apoxy dan teknik terminasi fiber optic splicing. Yang membedakan kabel fiber optic multimode dan multimode fiber optic adalah dalam hal jarak transmisi data. Kabel fiber optic tipe single mode bisa kirim data lebih jauh dibandingkan dengan kabel fiber tipe multimode. Untuk koneksi ke media Converter diperlukan fiber optic connector. Dewasa ini fiber optic sudah digunakan untuk mengirim sinyal internet ke seluruh dunia.babel optic optic juga banyak digunakan dalam media komunikasi untuk sensor fiber optic sensor


The Open Source Definition (Annotated)

The Open Source Definition (Annotated)

Version 1.9

The indented, italicized sections below appear as annotations to the Open Source Definition (OSD) and are not a part of the OSD. A plain version of the OSD without annotations can be found here.

Introduction

Open source doesn't just mean access to the source code. The distribution terms of open-source software must comply with the following criteria:

1. Free Redistribution

The license shall not restrict any party from selling or giving away the software as a component of an aggregate software distribution containing programs from several different sources. The license shall not require a royalty or other fee for such sale.

Rationale: By constraining the license to require free redistribution, we eliminate the temptation to throw away many long-term gains in order to make a few short-term sales dollars. If we didn't do this, there would be lots of pressure for cooperators to defect.

2. Source Code

The program must include source code, and must allow distribution in source code as well as compiled form. Where some form of a product is not distributed with source code, there must be a well-publicized means of obtaining the source code for no more than a reasonable reproduction cost preferably, downloading via the Internet without charge. The source code must be the preferred form in which a programmer would modify the program. Deliberately obfuscated source code is not allowed. Intermediate forms such as the output of a preprocessor or translator are not allowed.

Rationale: We require access to un-obfuscated source code because you can't evolve programs without modifying them. Since our purpose is to make evolution easy, we require that modification be made easy.

3. Derived Works

The license must allow modifications and derived works, and must allow them to be distributed under the same terms as the license of the original software.

Rationale: The mere ability to read source isn't enough to support independent peer review and rapid evolutionary selection. For rapid evolution to happen, people need to be able to experiment with and redistribute modifications.

4. Integrity of The Author's Source Code

The license may restrict source-code from being distributed in modified form only if the license allows the distribution of "patch files" with the source code for the purpose of modifying the program at build time. The license must explicitly permit distribution of software built from modified source code. The license may require derived works to carry a different name or version number from the original software.

Rationale: Encouraging lots of improvement is a good thing, but users have a right to know who is responsible for the software they are using. Authors and maintainers have reciprocal right to know what they're being asked to support and protect their reputations.

Accordingly, an open-source license must guarantee that source be readily available, but may require that it be distributed as pristine base sources plus patches. In this way, "unofficial" changes can be made available but readily distinguished from the base source.

5. No Discrimination Against Persons or Groups

The license must not discriminate against any person or group of persons.

Rationale: In order to get the maximum benefit from the process, the maximum diversity of persons and groups should be equally eligible to contribute to open sources. Therefore we forbid any open-source license from locking anybody out of the process.

Some countries, including the United States, have export restrictions for certain types of software. An OSD-conformant license may warn licensees of applicable restrictions and remind them that they are obliged to obey the law; however, it may not incorporate such restrictions itself.

6. No Discrimination Against Fields of Endeavor

The license must not restrict anyone from making use of the program in a specific field of endeavor. For example, it may not restrict the program from being used in a business, or from being used for genetic research.

Rationale: The major intention of this clause is to prohibit license traps that prevent open source from being used commercially. We want commercial users to join our community, not feel excluded from it.

7. Distribution of License

The rights attached to the program must apply to all to whom the program is redistributed without the need for execution of an additional license by those parties.

Rationale: This clause is intended to forbid closing up software by indirect means such as requiring a non-disclosure agreement.

8. License Must Not Be Specific to a Product

The rights attached to the program must not depend on the program's being part of a particular software distribution. If the program is extracted from that distribution and used or distributed within the terms of the program's license, all parties to whom the program is redistributed should have the same rights as those that are granted in conjunction with the original software distribution.

Rationale: This clause forecloses yet another class of license traps.

9. License Must Not Restrict Other Software

The license must not place restrictions on other software that is distributed along with the licensed software. For example, the license must not insist that all other programs distributed on the same medium must be open-source software.

Rationale: Distributors of open-source software have the right to make their own choices about their own software.

Yes, the GPL v2 and v3 are conformant with this requirement. Software linked with GPLed libraries only inherits the GPL if it forms a single work, not any software with which they are merely distributed.

10. License Must Be Technology-Neutral

No provision of the license may be predicated on any individual technology or style of interface.

Rationale: This provision is aimed specifically at licenses which require an explicit gesture of assent in order to establish a contract between licensor and licensee. Provisions mandating so-called "click-wrap" may conflict with important methods of software distribution such as FTP download, CD-ROM anthologies, and web mirroring; such provisions may also hinder code re-use. Conformant licenses must allow for the possibility that (a) redistribution of the software will take place over non-Web channels that do not support click-wrapping of the download, and that (b) the covered code (or re-used portions of covered code) may run in a non-GUI environment that cannot support popup dialogues.